Sinopsis My Girlfriend is a Gumiho Episode 6

Mi-ho kagum melihat cincinnya dan mengumumkan kalau dia adalah pacar Dae-woong sekarang. Dae-woong sama sekali tidak bisa tersenyum dan menyerah saja. Mereka menubrukkan cincin mereka untuk mengesahkan perjanjian diantara mereka. Mi-ho melompat dan mengatakan kalau selalu ada sesuatu yang ingin dia lakukan ketika sudah punya pacar. Dan Mi-ho muncul dengan dandanan seperti seorang pengantin! Dae-woong menghentikan setengah hormat Mi-ho dan mengatakan sekarang Mi-ho sudah menjadikan Dae-woong pacarnya, apakah Mi-ho juga ingin menikah dengannya?

Dae-woong mulai berjalan pergi dan Mi-ho berkata, “Baiklah. Kalau begitu, apa kau mau berpasangan?” Dae-woong menghentkan langkahnya, menggoyangkan kepalanya seolah-olah dia mendengar ucapan yang salah. Dia memeriksa – tidak, Mi-ho serius. Dae-woong mulai tertawa gugup dan Mi-ho menganggapnya sebagai sikap sungguh2 untuk berpasangan dengannya. Dae-woong mengumumkan kalau ketimbang berpasangan dengan gumiho lebih baik dia membuang manik2 serigala itu. Mi-ho hanya tersenyum dan berkata, “Kau tidak bisa membuangnya begitu saja. Kau milikku sekarang!”

Dae-woong memutuskan untuk mengalahkan Mi-ho dalam permainannya sendiri. Jadi dia melakukan pendekatan pria tidak sadar. Dia menarik Mi-ho dan menempelkannya di tembok dan mulai mencondongkan badan ke Mi-ho. Dae-woong berkata, “Inikah yang kau inginkan?” Mi-ho terlihat malu dan mengatakan kalau dia hanya bercanda. Hanya saja, inilah bayangan Dae-woong pada apa yang gadis normal akan lakukan.

Yang sebenarnya terjadi adalah Dae-woong condong semakin dekat dan Mi-ho malah memeluknya yang membuat Dae-woong lari ketakutan dan meminta ampun. Di rumahnya, Dong-joo membalik jam mistis 100 hari di mejanya. Dia berkata kalau saat satu sisi kosong maka sisi yang lainnya akan terisi.

Dae-woong mencoba menetapkan aturan mendasar dengan Mi-ho. Dia mengatakan kalau perjanjian mereka bukanlah sebuah hubungan melainkan sebuah kontrak. Mi-ho berjanji untuk tidak melakukan apa yang tidak diinginkan Dae-woong. Jadi Dae-woong meminta Mi-ho untuk berhenti melihat Dae-woong seolah-olah Mi-ho akan memakannya.

Mi-ho dengan defensif mengatakan kalau dia tidak melihat Dae-woong seperti ini sama sekali… belakangan ini. Dae-woong kaget, “Belakangan ini? Kalau begitu, ada kalanya dulu kau ingin memakanku?” Mi-ho mencoba untuk berbohong tapi Dae-woong sama sekali tidak memberikan kesempatan, “Beritahu aku yang sebenarnya. Pernahkan ada saat2 dimana kau melihatku dan berpikir ‘Dae-woong terlihat lezat hari ini!’” Mi-ho mencoba untuk menyangkalnya. Tapi mengaku pernah berpikir seperti itu satu kali. Tidak, dua kali. Dae-woong pergi tidur dengan marah dan Mi-ho sudah menyesal mengatakan hal itu.

Dae-woong bangun pada tengah malam oleh suara tangisan Mi-ho. Ratapannya terdengar kemana-mana, jadi Dae-woong merayap perlahan dan menemukan Mi-ho di dalam kamar mandi dan tidak tahu apa yang menantinya disana. Ternyata, Mi-ho mengoleskan make up pernikahannya dengan bahan yang permanent dan sekarang riasan itu tidak mau hilang. Dae-woong mengangkat wajah Mi-ho untuk melihat kerusakannya dan langsung surfing di internet untuk mencari cara menghapusnya.

Dae-woong membersihkan wajah Mi-ho dan Mi-ho bercerita tentang bagaimana 500 tahun yang lalu dia ingin merias wajahnya seperti itu dan menikah. Karena ada rumor jelek yang beredar jadi tidak ada orang yang datang dan diapun di kurung di dalam lukisan. Untuk membuat Mi-ho merasa baikan, Dae-woong berjanji akan membuatkan film suatu hari nanti untuk membersihkan namanya. Dae-woong lalu ingat hadiah lain yang dia belikan untuk Mi-ho dan naik untuk memberikan Mi-ho hadiah boneka paha ayam raksasa.

Keesokan harinya, Byung-soo memutuskan kalau dia akan memberitahukan sutradara tentang luka Dae-woong untuk melindungi sahabatnya itu. Tapi dia mendapati Dae-woong tidak hanya sudah sembuh tapi bisa menampilkan aksi laga yang bagus hingga membuat sutradara menangis. Dae-woong meyakinkan Byung-soo kalau dia baik2 saja dan Byung-soo memperhatikan cincin di tangan Dae-woong. Byung-soo segera memberitahukan hal ini pada Sun-nyeo yang langsung mengecek jari Hye-in apakah dia punya cincin yang sama. Hye-in jengekel mendengar kalau Dae-woong punya gadis lain.

Mi-ho pergi untuk menemui Dong-joo dan menunjukkan cincinnya serta mengatakan kalau manusia memberikan cincin ketika mereka menyukai seseorang. Dong-joo menjawab kalau Dae-woong tidak melihat Mi-ho sebagai manusia atau punya alasan untuk menyukainya, jadi Mi-ho mulai mengocehkan semua hal lain yang Dae-woong puji dari dirinya misalnya kecepatan yang Mi-ho miliki. Dong-joo berkata kalau hal itu tidak berguna di dunia yang sudah ada mobil dan pesawat terbang. Baiklah, kalau begitu Mi-ho makan banyak. Dong-joo berujar kalau bukan hal bagus menghabiskan banyak uang untuk makan. Jadi Mi-ho mengatakan pertahanan terakhirnya, “Tapi, aku cantik.” Dong-joo mengingatkan Mi-ho untuk tidak bergantung pada kecantikannya dan menyerahkan dirinya pada Dae-woong. Dong-joo memberikan beberapa nasehat pada Mi-ho yaitu untuk mencoba dan melakukan hal yang ingin Dae-woong lakukan.

Di rumah, Mi-ho mencoba bertanya pada Dae-woong apa yang dia inginkan tapi yang Dae-woong inginkan hanyalah agar Mi-ho tenang jadi dia bisa mempelajari naskahnya. Mereka diganggu oleh pekerja yang akan membersihkan loteng dimana mereka tinggal, jadi Dae-woong lantas memohon pada sutaradara untuk membiarkannya tinggal disana selama proses syuting. Dae-woong bahkan berjanji akan bersih2 dan tentu saja Doo-hong setuju sebab dia berpikir mungkin saja Min-sook akan berkunjung. Doo-hong bertanya tentang gadis yang memakai baju putih dan Dae-woong berpura-pura tidak tahu. Dae-woong lalu memperingatkan Mi-ho untuk kabur kalau dia melihat sutaradara.

Mereka kemudian keluar dan menghampiri wanita pemilik resto ayam dan Dae-woong kaget mengetahui kalau Mi-ho sudah menjalin pertemanan dengan warga di sekitar sana. Dia bangga pada Mi-ho sampai hp-nya berdering dan Dong-joo ada di seberang sana. Dae-woong menyindir ketika Mi-ho bicara dengan riang pada orang asing itu. Mi-ho mengendap-endap menjauh untuk bicara dengan Doo-hong dan wajah Dae-woong terlihat kusam.

~ oleh Sevtian pada Agustus 31, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: