KDrama : I am Legend (Time for the Ahjummas to Rock ‘n Roll)

Ini adalah terjemahan dari sinopsis episode 1 dan 2 KDrama yang berjudul “I am Legend.” Diambil dari dramabeans.com. Ini cuman excerpt yang bisa dijadikan rujukan untuk kamu ngikutin drama ini atau tidak. Ini bukanlah ringkasan gw sendiri, gw cuman penterjemah dari hasil tulisan seorang KDrama Goddess, javabeans. Love you!!

KDrama “I am Legend” ini membuka posisi start-nya dengan rating yang cukup baik, 10,1% untuk episode 1, dan meningkat menjadi 11,7% di episode 2. Drama ini ditayangkan setiap hari Senin-Selasa distasiun TV, SBS. Awalnya, aktris Kim Sun Ah-lah (City Hall, My Name is Kim Sam Soon) yang akan menjadi pemeran utama di serial ini, namun, ia berubah pikiran di saat-saat terakhir, dan akhirnya aktris Kim Jung Eun (Lovers in Paris).

Sebagai trivia, semua aktris yang bermain di drama ini memutuskan untuk bernyanyi dan bermain musik secara langsung tanpa peran pengganti. Dan tidak tanggung-tanggung, mereka berlatih vokal dan berlatih memainkan alat musik untuk series ini.

Karakter dan Latar Belakang Cerita:

JEON SEOL-HEE (Kim Jung-eun) adalah salah satu cewek paling keren, tapi itu dulu waktu di smu. Saat ini, Seol Hee adalah seorang istri yang elegan dari pengacara yang handal, dan menantu dari sebuah keluarga pengacara elite. Keluarga ini memang tidak sekaya seperti keluarga dari kalangan chaebols, namun satu hal yang pasti, mereka sangat-sangat menjaga “image” di hadapan khalayak umum. Dan lagi, Seol hee memiliki seorang ibu-mertua yang sangat suka mengeluarkan kata-kata kejam dan mendengus, Seol Hee harus belajar untuk tunduk dan patuh dalam segala hal, dan hanya berkata “Ne, Omuni.”

Walaupun Seol Hee mengenakan pakaian bermerk desainer terkenal, biasa mengunjungi pergi ke spa untuk kalangan kelas atas, namun, kehidupan pernikahannya tragis. Meski demikian, Seol Hee tetap tersenyum, sekalipun itu senyum palsu untuk menutupi semuanya itu dan menjaga “image” keluarga. Kepada semua orang, Seol Hee berpura-pura bahwa hidupnya sangat bahagia. Dia dapat menanggung semuanya itu, karena hal itu sangat berharga, dan memang tidak ada kehidupan orang yang sempurna, kan?

Satu-satunya hal yang menghibur Seol Hee adalah sahabat-sahabatnya, bersama mereka membentuk Madonna Band, grup yang mereka bentuk sewaktu smu dlu. Seol Hee adalah gitaris dan vokalis, sementara Hwa Ja ( diperankan oleh Hong Ji Min ) adalah seorang basis. Seol Hee menjuluki Hwa Ja dengan sebutan Fa-ja. Fa Ja adalah wanita yang suka ceplas-ceplos, ribut, dan suka mendramatisasi keadaan, namun ia juga adalah seorang yang penyayang dan sahabat yang setia. Di posisi drummer, ada Su In ( diperankan oleh Jang Shin Young ).

Biasanya latihan band mereka adalah di tempat yang tertutup dan hanya sebagai sarana kreativitas. Walaupun Hwa Ja sangat ingin band mereka untuk go-public. Namun, Seol Hee menolak, Seol hee tidak dapat mempertaruhkan “image” keluarga mertuanya. Namun, selama latihan band mereka, Seol Hee dapat dengan bebas menjadi dirinya sendiri, sementara diluar itu, hidupnya penuh dengan topeng kepalsuan dan ketenangan setiap saat.

Seol Hee menikah dengan Cha Ji Wook ( diperankan oleh Kim Seung Soo ), seorang pengacara yang “dingin”, tidak berperasaan (sepertinya), dan tidak pernah membuat kesalahan. Kecuali saat menikahi Seol Hee, dan Ji Wook terang-terangan akan perihal ini dihadapan Seol Hee. Mereka menikah saat Seol Hee hanya seorang pegawai rendahan di kantor Ji Wook, dan Seol Hee “menggoda” Ji Wook, serta menggunakan alasan “kehamilan” untuk menarik Ji Wook. Demikianlah, kabar yang berhembus di kantor Ji Wook. Itulah sebabnya mengapa ibu mertua Seol Hee merasa gugup setiap kali seseorang menanyakan masa lalu Seol hee, dan memerintahkan semua orang untuk menutup mulut mereka.

Ji Wook tidaklah sesuci yang dipikir semua orang. Selama ini, ia berselingkuh dengan Oh Seung Hye ( diperankan oleh Jang Young Nam ), seorang pengacara perceraian dengan intuisi yang tajam dan “nafsu” untuk membunuh. Dia juga adalah seorang wanita yang sudah bercerai, dan ibu dari seorang anak laki-laki. Anak Seung Hye tinggal dengan ayahnya. Walaupun Seung Hye terlihat cool akan hubungan affair-nya dengan Ji Wook, namun, sebenarnya ia ingin agar Ji Wook bercerai dan hubungan mereka bisa “go-public.”

Hubungan Seol Hee dengan adik satu-satunya, Jae Hee tidak begitu baik. Hal ini dikarenakan Jae Hee marah karena Seol Hee bersedia menjalani kehidupan yang sedemikian. Seringkali mereka berdebat, dan perkataan adiknya melukai perasaan Seol Hee, padahal semenjak orang tua mereka meninggal, Seol Hee melakukan apa yang dia bisa untuk membesarkan adiknya dan menyekolahkannya di universitas kedokteran. Memang pendapat Jae Hee ada benarnya, namun, tetap saja bagi Seol Hee ini tidak adil. Sementara, Jae Hee bersikap sedemikian karena ia tidak tahan melihat kakak satu-satunya membuat alasan lagi dan lagi untuk menjalani kehidupan yang tidak bahagia.

Terakhir adalah Jang Tae Hyun ( diperankan oleh Lee Jun Hyuk ), seorang gitaris dan penulis lagu yang sedang vakum untuk sementara. Su In berinisiatif untuk merekrut Tae Hyun untuk membantu band yang ia bentuk ( bukan Madonna Band ), dan meningkatkan kualitas musik mereka. Namun, Tae Hyun mendengarkan satu kali dan menghina penampilan mereka. Ini adalah sifat asli Tae Hyun, yang suka berbicara kasar dan tidak memiliki kesabaran dalam menghadapi orang. Dia sendiri cukup terkenal di dunia musik. Dan penghinaan Tae Hyun membuat Seol Hee merasa malu, karena di masa mudanya, Seol Hee mengejar-ngejar Tae Hyun dan mendeklarasikan Tae Hyun sebagai cinta pertamanya ( yang tidak berbalas ).

EPISODES 1-2

Drama seri ini dibuka dengan penampilang langsung, Madonna Band di panggung. Penampilan mereka disambut dengan jerit histeria para penontonnya. Namun ternyata, semua itu adalah imajinasi belaka. Dan para ahjumma ini sebenarnya sedang berlatih di sebuah ruangan kosong. Mereka berpura-pura bahwa mereka sedang ber-rocking-ria dengan para fans-nya, sampai listrik dimatikan, dan manajer ruangan latihan tersebut mengingatkan mereka bahwa waktu latihan mereka sudah habis.

Tak lama kemudian, Seol Hee sudah berganti image, dari seorang rock-n-roll-lady menjadi wanita kelas atas. Selesai dari tempat latihan band-nya, Seol hee pergi ke tempat spa yang terkenal dan butik yang terkenal, dimana ibu mertuanya sudah menunggu. Dan bersama mereka memilih gaun yang akan dikenakan Seol Hee untuk pergi ke sebuah pesta malam nanti.

Hubungan antara ibu mertua-menantu ini terlihat menyedihkan. Ibu mertua dengan komentarnya yang pedas, sementara kepatuhan pura-pura dari Seol Hee. Dan hal yang selalu ditekankan oleh Ibu mertua Seol Hee, adalah perilaku Seol Hee dikalangan sahabat-sahabat suaminya. Seol Hee hanya perlu diam dan terlihat cantik.

Setelah keguguran yang dialami Seol Hee, Seol Hee belum hamil lagi. Padahal kehamilan-lah yang menjadi pembuka hubungan pernikahan Seol Hee dan Ji Wook. Ibu mertua Seol hee seringkali berkata, bahwa hal yang paling berharga dari Seol Hee yang dapat diberikan kepada keluarga Cha adalah rahimnya. Padahal sebenarnya, Ji Wook dan Seol Hee sudah tidak pernah lagi tidur bersama sebagai suami-istri. Namun, Ji Wook tidak pernah mengakui hal ini, itulah sebabnya semua orang di keluarga Cha menyalahkan Seol Hee karena ke-belum-hamil-annya. Sang Ibu mertua pun memaksa Seol Hee untuk menjalani perawatan kesuburan.

Perawatan kesuburan inilah yang menjadi sumber masalah antara Seol Hee dengan adiknya, Jae Hee ( yang adalah seorang dokter ). Jae Hee merasa tersinggung atas perlakuan keluarga Cha terhadap kakaknya. Perawatan kesuburan ini adalah perawatan yang diutamakan bagi wanita yang memang benar-benar membutuhkan, bukan untuk alasan karena kakaknya terperangkap dalam perkawinan yang buruk.

Pesta malam itu adalah pesta yang sangat penting bagi Ji Wook. Pesta pengangkatan Ji Wook menjadi partner di kantor pengacara tempat Ji Wook bekerja. Di pesta itu, Ji Wook memberikan pidato, dan memberikan pujian kepada istrinya yang cantik, Seol Hee,  walaupun hanya sekedar kata-kata belaka. Segera setelah Ji Wook selesai memberikan pidato, Ji Wook berbisik kepada Seol Hee untuk bersikap baik di pesta itu, berbasa-basi sedikit dengan tamu lain, kemudian segera pergi meninggalkan tempat pesta secara diam-diam. Seol Hee melakukan sesuai dengan yang diperintahkan Ji Wook. Seol Hee menjaga penampilannya, berpura-pura sebagai istri yang berbahagia, walaupun hatinya merasa sakit akibat perlakuan Ji Wook.

Sebelum Seol Hee keluar dari tempat pesta, Seol Hee melihat Ji Wook sedang asyik berbincang dengan wanita lain ( wanita itu adalah selingkuhan Ji Wook, Seung Hye ), Seol Hee menandai hal ini diam-diam. Seol Hee kemudian pergi ke kamar mandi untuk menyendiri, dan tidak sengaja mendengar pembicaraan para sekretaris, perihal bagaimana Seol Hee berhasil menikahi Ji Wook, dengan berpura-pura hamil. Di luar dugaan, Seol Hee justru keluar dan mengkonfrontasi para sekretaris penggosip itu. Alih-alih mengingkari hal itu, Seol Hee justru membenarkan rumor tersebut. Dengan kepala ditegakkan, Seol Hee keluar dari kamar mandi, berusaha keras memberi kesan bahwa ia tidak melakukan apapun yang memalukan. Namun, dari wajahnya, dapat dilihat bahwa Seol Hee terluka akibat perbincangan gosip mereka.

Merasa tidak tahan lagi, Seol Hee mencari penghiburan: alkohol dan karaoke. Hwa Ja bergabung dengan Seol Hee tidak lama kemudian. Hwa Ja tahu Seol Hee sedang merasa tertekan, walaupun dia menolak hal itu.

Tidak disangka, penyanyi di klub malam itu adalah musuh lama mereka, Ran Hee ( diperankan oleh Go Eun Mi ). Ran Hee adalah musuh lama Seol Hee dalam hal kompetisi menjadi penyanyi pop. Ran Hee merasa cemburu karena Seol Hee adalah menantu dari orang kaya sekarang, dan Ran Hee merasa malu karena Seol Hee melihatnya menjadi penyanyi di bar tersebut.

Kemudian, beberapa pengunjung klub yang mabuk memaksa Ran Hee untuk masuk ke ruang karaoke mereka, dan memaksanya untuk minum. Mereka memperlakukan Ran Hee seolah-olah Ran Hee adalah seorang wanita pelacur. Melihat tidak ada orang yang berinisiatif menolong, Seol Hee, dengan anggun mengangkat rok gaunnya, mengepalkan tangannya dan menyerbu masuk ke ruangan karaoke tersebut. Disini terlihatlah Seol Hee yang pemberani dan penuh semangat, berbeda dengan Seol Hee yang mandah dan penurut di hadapan mertua dan suaminya.

Perkelahian itu membuat Seol Hee dan Hwa Ja masuk penjara untuk satu malam, dan suami mereka harus menebus mereka. Ji Wook SANGAT SANGAT tidak senang akan hal ini.

Setelah memberi teguran keras pada Seol Hee, Ji Wook pergi ke apartemennya yang dekat dengan kantor. Apartemen ini dimiliki Ji Wook dengan alasan jarak yang dekat ke kantor, padahal sebenarnya Ji Wook mengatur tempat itu agar ia bisa berduaan dengan Seung Hye, dan meninggalkan istrinya tinggal dengan keluarga Ji Wook yang sebagian besar membenci Seol Hee.

Konflik pertama dalam drama ini adalah adik Seol Hee, Jae Hee yang jatuh sakit. Seol Hee tidak tahu akan hal ini, sampai Jae Hee jatuh pingsan. Ternyata, Jae Hee memiliki penyakit kanker tulang, dan membutuhkan transplantasi sumsum tulang belakang secepatnya. Seol Hee merasa kecewa karena Jae Hee tidak memberitahunya perihal penyakit yang Jae Hee derita. Jae Hee hanya menjawab “Apakah hal itu penting? Hal yang penting sekarang adalah hidup kita berdua yang berantakan.”

Seol Hee memberitahu perihal penyakit adiknya kepada ibu mertuanya. Namun, ibu mertuanya menolak ketika Seol Hee menyatakan keinginannya untuk menjadi donor bagi adiknya. Karena jika Seol Hee melakukannya, ini berarti Seol Hee harus berhenti dari program perawatan kesuburan yang sedang ia jalani. Selain itu, bagaimana mungkin Seol Hee mempertaruhkan kesehatannya hanya untuk adiknya? Seol Hee adalah seorang wanita yang sudah menikah, tubuhnya bukan lagi milik Seol Hee, namun milik keluarga Cha. Tidak boleh.

Seol Hee kemudian mencari bantuan dari suaminya untuk mempengaruhi si ibu mertua. Namun Ji Wook menolak, dan dengan tegas mengatakan kepada Seol Hee untuk menuruti keinginan ibunya. Ji Wook tidak mendengar permohonan Seol Hee, sekalipun Seol Hee mengemukakan alasan bahwa Ji Wook-lah alasan mengapa Seol Hee tidak hamil lagi. Ji Wook hanya membalas “Apakah hanya adikmu yang paling penting? Bagaimana dengan keluargaku?”

Ini merupakan pukulan berat bagi Seol Hee. Selama ini dia bersedia bertahan karena ia percaya akan suaminya, ia percaya Ji Wook akan membelanya. Namun, Ji Wook sudah memutuskan, bahwa sekali Seol Hee mengambil keputusan untuk menikah dengan Ji Wook, maka Seol Hee harus menanggung apapun resikonya, termasuk kehilangan adik satu-satunya, agar Seol Hee dapat meneruskan program perawatan kesuburan yang bahkan sebenarnya bukan alasan utama mengapa Seol Hee belum hamil.

Sendiri di kamarnya yang besar dan megah, Seol Hee merasa terkucilkan. Musik dalam series ini menggambarkan simbol dualitas, sebagai pengiring dalam drama ini dan sebagai perlambang perasaan Seol Hee. Saat Seol Hee memikirkan segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya, dan kata-kata dalam lirik lagu ini diakhiri dengan “Pada akhirnya, satu-satunya yang kubenci adalah diriku sendiri.”

Dan kemudian Seol Hee mengambil keputusan, setelah Seol Hee ditest dan ternyata memang dia bisa menjadi donor bagi adiknya. Sepertinya keluarga Cha tidak akan pernah berubah, dalam acara makan malam, Seol Hee pun melemparkan “bom” keputusannya ke tengah-tengah keluarga. Seol Hee memberi tahu ayah mertuanya, bahwa ia sangat menyesal namun ia ingin bercerai dari Ji Wook.

Pengumuman Seol Hee mengejutkan semua orang. Namun si ayah mertua yang baik mengerti alasan kenapa Seol Hee mengatakan hal yang demikian. Ayah mertua Seol Hee setuju bahwa ketidaksetujuan istrinya/ibu mertua Seol Hee perihal Seol Hee menjadi donor bagi adiknya sangat kasar. Dan ayah mertua berharap Ji Wook dapat berbicara dengan Seol Hee tentang hal ini.

Ji Wook tidak percaya Seol Hee bisa begitu berani, dan ia berpikir Seol Hee terlalu mendramatisir keadaan. Ji Wook menolak menceraikan Seol Hee. Sekalipun Ji Wook tidak mencintai atau bahkan menyukai Seol Hee, tidak mungkin Ji Wook membuat sebuah perceraian menodai reputasi dan harga dirinya.

Seol Hee meminta cerai secara baik-baik dari Ji Wook, jika tidak Seol Hee bisa menuntut cerai. Ji Wook mendengus, tidak mungkin ada seorang pengacara yang mau mewakili Seol Hee di pengadilan melawan Ji Wook yang adalah seorang pengacara terkenal. Dengan tegas, Seol Hee mengatakan dia tidak butuh pengacara, dia akan mewakili dirinya sendiri di pengadilan.

Seol Hee kemudian keluar dari rumah Keluarga Cha, dan melakukan penelitian perihal kasus perceraian. Seol Hee pun mengunjungi pengadilan untuk melihat contoh pengadilan perceraian. Dan tidak sengaja, ia masuk ke suatu ruangan pengadilan perceraian dengan Seung Hye sebagai pengacara pembela. Saat Seol Hee sibuk membuat catatan, tidak sengaja ia melihat Ji Wook mendatangi Seung Hye dan melemparkan pandangan menggoda ke arah Seung Hye. Hal ini membangkitkan kecurigaan Seol Hee.

Tapi siapa sangka, ternyata mantan suami Seung Hye adalah Tae Hyun, musisi yang menolah band Seol Hee, dan juga cinta pertama Seol Hee.

Tae Hyun memiliki hak asuh atas anak mereka Nu Ri, karena Seung Hye sangat sibuk dengan karirnya. Namun, Nu Ri jatuh sakit saat dirawat oleh pengasuh anak. Seung Hye pun mengancam Tae Hyun, ia akan mengambil alih hak asuh atas Nu Ri jika Tae Hyun masih tidak peduli. Tapi siapa sangka, Tae Hyun yang selalu bersikap kasar terhadap orang lain, sebenarnya adalah pria yang sangat menyayangi anaknya.

Akhirnya proses pendonoran pun dilakukan oleh Seol Hee dan Jae Hee, yang kemudian berangkat ke Amerika untuk pemulihan. Seol Hee yang sebenarnya selama ini tinggal dengan Jae Hee masih belum mengatakan perihal perceraiannya kepada teman-temannya. Untuk menutupi hal ini, Seol Hee bahkan mengabulkan keinginan Hwa Ja untuk mencoba melakukan penampilan langsung di panggung. Semua anggota band sangat bersemangat perihal pertunjukan ini.

Namun sayangnya, di hari pertunjukan mereka, sang gitaris tidak bisa datang, sehingga Su In membawa Ah Reum sebagai pengganti. Ah Reum sangat tidak senang karena nge-band dengan para ahjumma. Ini adalah hal yang SANGAT SANGAT tidak keren.

Ketika mereka tiba di tempat pertunjukan, siapa sangka ternyata itu adalah pertunjukan bagi kaum manula. Padahal mereka mengenakan jeans belel dan kostum gold blink blink. Bagaimana mungkin mereka tampil dihadapan para halmunis yang mengenakan celana training. No Way. “불가능한” ( impossible ). Bahkan mereka mungkin tidak tahu musik rock…?

Seol Hee akhirnya memutuskan untuk melakukan hal terbaik yang mereka bisa, dan dengan cekatan ia meng-aransemen ulang sebuah lagu mereka agar sesuai dengan kerumunan para manula ini. Dan ketika mereka tampil, mereka menyanyikan lagu rock mereka dengan “trot-tune” ( nada yang lebih sesuai untuk kaum manula ).

Hasilnya adalah lagu dengan sedikit nge-rock, sedikit nge-ska, sedikit nge-pop, dan para manula menyukainya. Begitu pula dengan personel band yang tampil, termasuk Ah Reum yang awalnya menolak akhirnya merasa sedikit antusias. Para anggota band pun sebisa mungkin menikmati hal ini.

Band yang dibentuk Su In merasa tidak suka karena Su In sebagai boss memerintahkan mereka untuk memaikan lagu-lagu lama. Band ini masih dalam proses debut dan membutuhkan banyak uang – pengambilan foto, penampilan di tv, sesi rekaman, dll. Su In benci memaksa para anak-anak band ini memainkan lagu yang mereka tidak suka, namun bos Su In memaksanya.

Akhirnya anggota band Su In pun melarikan diri. Mereka mendatangi Tae Hyun dan memohon Tae Hyun untuk mengajari mereka. Tae Hyun sedang bermain bersama Nu Ri.

Hal ini membuat Su In merasa putus asa. Su In melakukan segala sesuatunya untuk band ini. Namun sekarang semuanya terancam gagal. Su In dengan segera mendatangi tempat mereka berlatih, dan mengkonfrontasi Tae Hyun.

Para anggota band ini pun ketakutan menghadapi Su In, manajer yang mereka khianati. Namun Tae Hyun dengan cool-nya berbicara dengan Su In.

Seol Hee yang tidak tahan melihat ketidakadilan pun turun tangan. Sambil menatap Tae Hyun, Seol Hee menuduh Tae Hyun ingin mencuri nafkah orang lain. Dengan dingin, Tae Hyun bertanya siapa dirinya, dan Seol Hee dengan berang berkata “Gw? Gw adalah salah satu fans lu lima menit yang lalu.” Dan Seol hee bergumam, “Ternyata lu masih sesombong lu yang dulu.”

Seol Hee kemudian mengalihkan pandangannya ke arah anggota band Su In, dan memarahi mereka karena ketidaksetiaan mereka. Seol Hee mengatakan Su In tidak membutuhkan orang brengsek seperti para anggota band tersebut. Kemarahan Seol Hee menarik perhatian Tae Hyun, terutama saat Seol Hee mengatakan bahwa ia pernah kenal dengan Tae Hyun.

Seol Hee kembali menekuni kasus perceraiannya. Dia melakukan penelitiannya sendiri, sementara orang suruhan Ji Wook diam-diam memata-matai Seol Hee. Seol Hee menyadari hal ini, bahkan sempat mengenali salah seorang diantaranya, dan Seol Hee mengatakan agar Ji Wook melakukan hal memata-matai itu didepannya, face to face, like a man.

Ji Wook menghadapi kemungkinan perceraian di pengadilan. Walaupun perceraian tidak berpengaruh bagi karir seorang pengacara, namun, perceraian berdampak besar bagi seorang politikus. Ternyata, selama ini Ji Wook berambisi untuk menjadi seorang politikus. Ji Wook meminta bantuan Seung Hye, dan Seung Hye bersedia membantu.

Akhirnya hari pengadilan pun tiba. Kedua pasangan ini, Seol Hee dan Ji Wook bertemu didepan pengadilan dan memberanikan diri mereka memasuki “ruangan pertempuran”.

source :koreaindo

~ oleh Sevtian pada Agustus 30, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: